Hyorin - Crazy Of You

Deutgo innayo nae maeumeul
Bogo innayo nae nunmureul
I sesange hana oroji dan hana
Nan neoyeoyaman haneunde

Wae jakku naegeseo domangchinayo
Wae jakku naegeseo meoreojinayo
Nae gyeote isseojwoyo nae soneul jabajwoyo
Nal saranghandamyeon

Michige mandeureo niga
Nal ulge mandeureo niga
Gakkai sone japhil deutae jabeumyeon meoreojineun baramcheoreom

Honjaseo haneun ge sarang
Namneun geon nunmurin sarang
Geureon geojigateun geureon babogateun sarang


Hanbeonman geudaereul anado doenayo
Majimak insareul na haedo doenayo
Saranghaetdeon chueogeul haengbokhaetdeon gieogeul itji marayo

Michige mandeureo niga
Nal ulge mandeureo niga
Gakkai sone japhil deutae jabeumyeon meoreojineun baramcheoreom

Honjaseo haneunge sarang
Namneun geon nunmurin sarang
Geureon geojigateun geureon babogateun sarang

Eonjenga uri dasi mannaneun geunal
Geuttae uri heeojiji mayo

Gaseumi haneun mal saranghae
Nunmuri haneun mal mianhae
Amuri juwodamgo damabwado ssodajyeobeorineun malcheoreom

Honjaseo haneun ge sarang
Namneun geon nunmurin sarang
Geureon geojigateun geureon babogateun sarang

Terjemahan:



Apakah kau mendengar suara hatiku?
Apa kau melihat air mata yang mengalir di pipiku?
Jika ada yang bertanya hal apa yang paling kuinginkan di dunia ini, kan kujawab, hanya kau seorang, hanya kau yang kubutuhkan, Sayang
Apa kau benar-benar mencintaiku?
Mengapa kau selalu menghindariku?
Mengapa kau selalu menjauh dariku?
Jika kau benar mencintaiku, kumohon tetaplah disisiku
Jangan pergi dariku karena aku membutuhkanmu

Kau telah membuatku tergila-gila padamu
Kau membuat hatiku berbunga-bunga
Tapi kau juga membuatku menangis karena cinta
Cinta yang tertahan karenamu

Kadang rasanya kau begitu dekat hingga bisa kugapai hatimu
Meski hanya seolah-olah saja
Tapi jika aku melakukannya, berusaha menggapai hatimu
Kau akan mulai menjauh dariku
Oh, alangkah mengesalkan sekali, tapi sekaligus mendebarkan

Sepertinya cintaku padamu ini hanyalah cinta yang bertepuk sebelah tangan
Cinta yang keindahannya hanya kurasakan sendirian
Kadang kumerasa menumbuhkan cinta ini begitu sia-sia, begitu bodoh
Tapi apalah daya, cinta ini telah menguasai hatiku

Kasih, jika nanti pada akhirnya aku menyerah pada rasa ini, bolehkah aku memohon sesuatu padamu?
Demi sesuatu yang kita lakukan bersama, demi segala kebersamaan yang pernah kita jalani
Meski bagimu aku bukanlah siapa-siapa
Tapi, bolehkah aku memelukmu untuk sekali saja?

Akankah kau memberiku kesempatan untuk mengucapkan salam perpisahan?
Kumohon, kelak, jangan lupakan aku. Jangan lupakan kenangan kebersamaan kita. Ya?)
Kumohon, berhentilah seolah mendekat padaku

Jika yang akan kau lakukan padaku hanyalah menjauhiku saat aku berusaha lebih dekat padamu
Cinta yang hanya kurasakan sendirian, cinta yang tak berbalas, cinta yang bodoh dan sia-sia
Saat kita berjumpa lagi kemudian hari, kuharap tak ada salam perpisahan yang terucapkan
Meski hatiku selalu merapalkan ‘aku mencintaimu’, tapi hanya bisa tertuang lewat air mataku
Air mata yang mewakili kata-kata, permintaan maafku karena telah lancang mencintaimu

Kata-kata itu, pada akhirnya tersembur juga meski telah kutahan-tahan dan kusembunyikan rapat-rapat
Pada akhirnya, akulah yang mengatakan kalau aku mencintaimu, meski kuekori dengan permohonan maaf berulang-ulang
Maafkan aku karena mencintaimu
Biarkanlah saja aku mencintaimu

Cinta yang kan kutanggung sendiri, cinta yang tak terbalas
Cinta yang begitu bodoh dan sia-sia
Biarkanlah saja, karena dengan begitu hatiku tak terasa dingin dan sepi



Komentar

Postingan Populer